SESI BURUK INTERNET
Kebrutalan Internet kadang sangat pantas di tanggapi dengan cermat. Bagaimana tidak, internet masa ini sudah bisa di nyatakan sebagai pasar besar dunia. Berbagai produk & Jasa dengan mudah bisa di pasarkan di internet. Pertanyaanya, apakah semua produk & brand fungsinya sudah baik dan masuk kategori barang sehat yang siap jual?
Begitu juga internet sebagai sumber informasi yang universal, dalam kenyataanya masyarakat lebih dominan menggunakannya dengan cara-cara yang tidak memenuhu kategori Undang-undang Informasi. Jangankan internet, televisi swasta saja masih bersifat pribadi, kamu lihat kan politikus-politikus yang sering menggunakan jasa chanel untuk melebarkan mulutnya di mata publik, kerap sekali rakyat bodoh terprofokator oleh ulah-ulah tokoh tidak bertanggung jawab tersebut, "kalem pak, tidak semua rakyat bisa anda bodohi".
Di Indonesia mirip kasus kopi sianida Jessica yang diberitakan seakan-akan sudah pasti dia pelaku pembunuh Mirna.
Meskipun penegakan hukum tetaplah melalui prosedur-prosedurnya.
Yang kita bahas adalah bagaimana efek tweet dan re-tweet yang tidak bertanggung jawab ini ternyata bisa lebih kejam dari pembunuhan itu sendiri ketika mereka mampu membentuk citra buruk seseorang tanpa dasar yang kuat, bagaimana gosip bisa menjadi malapetaka. Ironis memang ketika internet dengan kekuatan informasi tanpa batasnya bisa memberimu begitu banyak kebenaran ia juga bisa menggiringmu ke jurang kepalsuan jika tidak berhati-hati menyikapinya.
Sekarang tergantung anda menyikapi hal tersebut dan memberitahu teman anda bagaimana menggunakan internet dengan baik, jadilah anak bangsa yang cerdas.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusUntuk Pemilihan kata, harus dibenahi lagi yaa .. Sepertinya ada bnyk kosa kata yg hrs dibenahi . harus banyak belajar lagi ttg EYD spy para pembaca lebih bisa mencerna apa yang disampaikan dan pastinya supaya penulisannya lebih tertata rapi . Keseluruhan Good jobs 👍 Hrs bnyk2 berkreasi lg biar lebih menarik
BalasHapusNyimak dulu gan..
BalasHapus